Green Lantern (2011)

In brightest day, in blackest night,
No evil shall escape my sight
Let those who worship evil’s might,
Beware my power… Green Lantern’s light!
– Hal Jordan.

Green Lantern Corps Adalah organisasi pelindung alam semesta yang didirikan oleh para Guardian, makhluk luar angkasa yang abadi, menggunakan kekuatan tekad dari seluruh penghuni alam semesta. Green Lantern Corps terbagi ke dalam 3600 sektor, tiap sektor dilindungi oleh 1 Green Lantern. Dulu, Abin Sur (Temuera Morrison), salah satu Green Lantern, berhasil mengalahkan Parallax, sebuah akumulasi rasa takut dari seluruh makhluk di alam semesta. Parallax berhasil dipenjarakan di Lost Sector, namun berhasil melepaskan diri di masa sekarang, lalu menyerang Abin Sur. Abin Sur yang terluka melarikan diri dengan pesawatnya, lalu mendarat di bumi.

Di bumi, pilot pesawat tempur Hal Jordan (Ryan Reynolds) menjadi pewaris cincin dari Abin Sur. Ia yang tidak mengetahui apa-apa lantas hanya diberi tahu untuk memakai cincin itu dan mengucapkan sumpah di depan lentera yang Abin Sur tinggalkan. Di rumahnya, ia mengucapkan sumpah Green Lantern di bawah pengaruh lentera yang Abin Sur tinggalkan. Iapun dibawa oleh cincin itu ke Oa, rumah dari para Green Lantern.

Di Oa, Hal diajarkan cara untuk menjadi seorang Green Lantern, apalagi ia memiliki beban yang berat, menjadi penerus cincin Abin Sur, salah satu Green Lantern terhebat yang pernah ada. Di lain sisi, Hector Hammond (Peter Sarsgaard) ditunjuk untuk meneliti mayat Abin Sur yang ditemukan oleh pemerintah Amerika. Tanpa sengaja, Hector terpapar oleh benda yang ada di dalam jasad Abin Sur, membuat dirinya memiliki kekuatan telekinesis, menjadikannya perpanjangan tangan dari Parallax. Hal Jordan, sang Green Lantern baru harus menyelamatkan dunia dari teror Parallax yang menginginkan balas dendam atas seluruh Green Lantern.

Salah satu film superhero lagi di tahun 2011, setelah Thor, X-Men: First Class, dan Captain America: The First Avenger. Green Lantern sebenarnya mempunyai premis yang cukup baik, namuan cerita yang ditampilkan terkesan bertele-tele dan tidak to the point. Cerita Green Lantern yang saya harapkan lebih kepada seperti Green Lantern : First Flight atau Green lantern: Emerald Knights, yaitu lebih terfokus kepada Green Lantern Corps daripada Hal Jordan itu sendiri. Namun, di film ini tidak begitu terlihat kebersamaan dari anggota Green Lantern Corps, tetapi lebih banyak mengambil latar belakang dari Hal Jordan dan konflik dirinya dengan orang-orang di sekitarnya.

Akting Ryan Reynolds juga terilhat biasa saja, datar. Begitu juga dengan Blake Lively. Namun tidak dengan Peter Sarsgaard, ia terlihat sangat menjiwai perannya sebagai Hector Hammond.

Nilai plus dari film ini adalah visual effectnya yang sangat mengagumkan, berhasil membawa imajinasi seorang Green Lantern menjadi kenyataan. Planet Oa, Kilowog, Tomar-Re, serta make-up Sinestro dan Abin Sur yang dibuat dengan sangat apik.

Green Lantern adalah film yang bisa Anda tonton di saat senggang, terutama Anda para hardcore fan dari Green Lantern dan DC Comics. Film ini adalah sebuah petualangan menuju luar angkasa yang menakjubkan, memanjakan mata, tapi tidak melekat di hati.

3/5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s