Senna (2010)

SennaSenna: “If you have God on your side, everything becomes clear.”

Ayrton Senna da Sliva, pembalap F1 yang sempat membuat dunia heboh pada tahun 80-90an karena kemampuan mengemudinya yang tinggi dan karakternya yang karismatik. Memulai  karir dunia balap lewat ajang balap go-kart, Senna menganggapnya sebagai balapan yang sesungguhnya, tanpa ada campur tangan politik dan uang di dalamnya. Setelah menjajaki beberapa tahun di dunia balap, pada tahun 1984 Senna akhirnya berhasil menjadi pembalap Formula One yang tergabung dalam tim Toleman. Skillnya langsung dilirik banyak orang setelah berhasil finis di urutan ke 2 di belakang Alain Prost setelah memulai balapan di posisi 13.

Senna adalah orang yang benar-benar menjiwai di dunia balap mobil. Ia terjun langsung untuk mengetahui seluk-beluk mobilnya, dan bukan hanya mengemudikannya. Karir Senna semakin menanjak setelah ia bergabung dengan Lotus pada 1985, dan McLaren pada 1988. Di McLaren, Alain Prost menjadi teammate Senna. Namun, teammate di dunia balap bukanlah membantu rekan untuk menjadi juara, tapi ajang pembuktian siapa pembalap tertangguh karena yang memisahkan kehebatan 2 pembalap hanyalah skill masing-masing pembalap itu sendiri. Sebuah kisah yang menakjubkan, Ayrton Senna, pembalap muda yang sayangnya harus mengakhiri karirnya di trek balapan bersama dengan seluruh impian dan talentanya.

Senna (2)

Sebuah dokumenter yang membuat tercengang, saya sendiri tidak merasakannya sebagai nonton film dokumenter, tapi lebih seperti feature film. Kehebatan Senna di arena balap seakan-akan sebuah keajaiban dalam film dengan tema olahraga, tapi yang ini beneran terjadi. Penonton juga disuguhi betapa ‘kotor’nya dunia F1 dengan banyaknya pihak-pihak yang berusaha untuk menjegal langkah Senna dalam meniti karirnya. Salah satunya adalah dihentikannya balapan di GP Monaco saat hujan turun, di mana orang-orang sudah memprediksi bahwa Senna akan dapat membalap Prost, tapi dihentikan karena ada orang-orang yang menginginkan Prost untuk menjadi juara di hari itu.

Sosok Senna adalah sosok pahlawan bagi seluruh rakyat Brazil, tempat ia berasal. Di saat Brazil sedang mengalami krisis sosial, Senna hadir sebagai cahaya bagi mereka dan menunjukkan bahwa Brazil masih punya harapan, yakni dalam diri Senna melalui karir balapnya. Para penggemarnya (terutama di Brazil) selalu mendukungnya dalam setiap balapan, terutama saat ia mempersembahkan kemenangan yang dramatis di GP Brazil.

Namun sayang, durasi film yang sepanjang 162 menit menurut saya terlalu lama dan terkadang membuat bosan. Editing yang seringkali terasa kasar juga mengganggu kenyamanan saat menontonnya.

Well, Senna memang sosok yang patut untuk dikagumi. Kemauan yang keras, jiwa rendah hati, serta mimpi yang jelas membawa Senna sebagai pahlawan bagi banyak orang. Dirinya menjadi inspirasi bagi mereka yang mengidolakan dirinya. Rest in peace, Senna. You will always be remembered.

4 stars

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s