The Lord of the Rings: The Return of the King (2003)

the return 2

Gandalf: “We come to it, at last. The great battle of our time.”

Installment terakhir dari trilogi The Lord of the Rings ditutup dengan manis, 11 piala dari 11 nominasi Academy Awards berhasil dibawa pulang sebagai sebuah jerih payah Peter Jackson dan seluruh cast serta crew The Return of the King.

Film dibuka dengan adegan flashback yang memperlihatkan Smeagol (Andy Serkis) yang masih waras menemukan (ngerampas sih sebenernya) The Ring yang ditemukan oleh temannya, Deagol. Selanjutnya ada adegan yang memperlihatkan kehidupan Smeagol setelah dia menemukan cincin ajaib tersebut, sampai akhirnya ia menjadi Gollum.

The Return of the King mengisahkan pertempuran kolosal hebat ala Middle Earth antara manusia melawan para Uruk-hai untuk memperebutkan Middle Earth dari genggaman Sauron yang makin mengganas. Frodo (Elijah Wood) dan Sam (Sean Astin) beserta Gollum harus menyusuri rute yang akan membawanya ke Mordor, tetapi Gollum yang telah terpengaruh kembali oleh kekuatan The Ring tidak membuat langkah Frodo untuk menghancurkan The Ring menjadi lebih mudah. The Battle of Middle Earth begins..

the return 1

Bilang sekali lagi deh biar afdol -__- : Buset, panjang banget filmnya, 263 menit untuk yang versi extended. Penutup yang spektakuler bagi trilogi The Lord of the Rings, CGI yang menyelimuti banyak adegan di film ini. terutama saat terjadi pertempuran Minas Tirith merupakan ujung tombak dari The Return of the King. Adegan favorit saya sendiri adalah saat Legolas (Orlando Bloom) dengan lincahnya menaiki Oliphant yang ukurannya raksasa dan membantai seluruh orang yang ada di atasnya, plus menewaskan sang Oliphant itu sendiri.

Berbeda dengan 2 film pendahulunya, The Return of the King tidak begitu banyak menampilkan pemandangan New Zealand yang cantik. Kegigihan Peter Jackson untuk membuat banyak hal di film ini seotentik mungkin juga patut diberi apresiasi khusus, contohnya saja Minas Tirith yang dibuat model berskalanya agar tampak asli, ya walaupun Peter Jackson ga gila-gila amat sih buat nyari ratusan ribu orang buat ambil bagian jadi Uruk-hai.

Viggo Mortensen juga dapat menjiwai perannya sebagai Aragorn dengan sangat baik. Begitupun halnya dengan Elijah Wood dan Sean Astin yang seperti memiliki emotional bond yang sangat kuat. Andy Serkis yang masih menjadi Gollumpun dapat berakting dengan sangat cemerlang, terutama dengan suara Gollumnya yang khas itu.

Emang keren banget sih The Return of the King, menurut saya pribadi sih memang terbaik dari trilogi LOTR (tapi bukan berarti 2 film pendahulunya ga kalah keren ya :P). Pertempuran kolosal keren, scoring keren, akting keren, visual effects keren membuat The Return of the King tidak boleh dilewatkan oleh penyuka film di manapun. Sayang banget dulu ga nonton trilogi ini di bioskop, pasti bakal lebih keren lagi. Salut buat Peter Jackson dan tim, kalian keren!

5 hearts

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s