Lost in Translation (2003)

Lost in Translation 1

Bob: “The more you know who you are, and what you want, the less you let things upset you.”

Tokyo, kota modern yang tak pernah tidur ini memang menjadi kota impian bagi banyak orang, termasuk gw sendiri. Tapi tak begitu halnya dengan seorang wanita muda bernama Charlotte (Scarlett Johansson) yang terjebak di Tokyo dan harus menjalani hari-hari yang kosong karena seringkali ditinggal suaminya untuk bekerja. Begitupun halnya dengan Bob Harris (Bill Murray), seorang aktor asal AS yang terbang ke Tokyo untuk menjalani syuting dan photoshoot untuk sebuah produk whisky dan merasa tidak berada dalam zona nyamannya selama berada di sana. Bob juga dipusingkan dengan istrinya yang terlalu tergantung dengan dirinya.

Masing-masing pribadi dari kedua orang ini memang berbeda dan tidak mengenal satu sama lain, tapi mereka berdua memiliki 1 kesamaan, yakni merasa ada kekosongan dalam diri mereka. Bob dan Charlotte tinggal di satu gedung yang sama, dan sempat beberapa kali berpapasan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menghilangkan rasa penat mereka di malam hari dengan berkeliling kota Tokyo di malam hari dan melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan rasa jenuh mereka. Kedua sahabat baru ini menjalani hubungan tidak biasa dan akhirnya dihadapkan pada satu kenyataan: Suatu saat mereka harus berpisah satu sama lain.

Lost in Translation 2

Sofia Coppola, anak dari sutradara legendaris era 70an Francis Ford Coppola ini memang mewarisi bakat di bidang gambar bergerak dari ayahnya. Sofia menulis naskah dan menyutradarai film yang memang pada awalnya ditujukan pada Bill Murray untuk peran Bob Harris. Lost in Translation punya tempo yang sangat lambat, dan malah bikin gw ikut depresi dan kosong kayak Bob-Charlotte selama nonton film ini (is that good or bad?)

Lost in Translation membawa nama Scarlett Johansson melambung lebih tinggi lagi lewat perannya sebagai Charlotte, dan begitu juga dengan Bill Murray yang berkat aktingnya berhasil memberikannya nominasi sebagai Best Actor di Academy Awards 2004. Figur Bob Harris yang berada di usia-usia 40-50an juga tergambar jelas lewat aktingnya yang yahud dan bisa bener-bener bikin penonton ngerasa si Bob itu emang lagi stres dan jenuh banget sama hidupnya. Tapi penonton berasa ‘digantung’ sama relationship yang nanggung antara Bob-Charlotte, apakah mereka cuma temen biasa, atau ada hubungan spesial?

Didukung dengan setting lokasi yang menurut gw cakep banget, yakni 2 sisi Tokyo yang berbeda, di satu waktu ada Tokyo dengan billboard elektronik yang terang di mana-mana, di waktu lain ada juga kuil Tokyo yang asri dan emang ‘adem’ banget suasananya. Teknik pengambilan gambar yang ciamik jadi kelebihan lain dari film nominasi Best Picture Oscar 2004 ini. Salah satu motivasi awal gw buat nonton film ini emang karena settingnya di Tokyo, dan ga berekspektasi bahwa filmnya bakal sedepressing ini. Mungkin kalo settingnya bukan di Tokyo, gw ga bakal kuat nonton Lost in Translation sampai habis.

Soundtrack yang asik dari berbagai musisi (termasuk Bill Murray) menambah suasana Jejepangan yang kental di film ini. Adanya culture shock yang cukup ketara juga menjadi kelebihan dari film ini. Yang gw sayangkan cuma 1, ya itu tadi, temponya terlalu lambat dan bikin gw mengalihkan perhatian beberapakali dari layar laptop dan suka ga fokus nontonnya. Keputusan tepat dari Sofia untuk menjalani proyek ini dengan kamera film konvensional sehingga menghasilkan film look yang memang tidak dapat dimunculkan lewat kamera digital. Ending yang cakep (banget) ditambah rahasia kata-kata yang dibisikkan Bob ke Charlotte sebelum pergi jadi klimaks yang pas banget. Scarlett Johansson, aku padamu :*

4 hearts

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s